Lewati ke isi
Psikologi untuk dibaca semua orang.

Psikologi Bergerak sebagai Kontribusi Nyata untuk Indonesia

Apa itu Psikologi Bergerak?

Pertanyaan awal adalah, kenapa kok bisa ada layanan psikologi gratis tetapi tidak dimanfaatkan oleh masyarakat?

Kemudian di lapangan ternyata ada berbagai masalah yang dihadapi. Pertama, pandemi yang berdampak untuk nakes, tenaga kesehatan memiliki peran penting dan ada beban yang sangat berat selama pandemi. Kedua, adanya overload informasi dan tidak merata (tidak ada kanal informasi). Ketiga, yang menarik, terdapat banyak layanan psikologi gratis tetapi tidak sampai ke masyarakat

Inisiasi Psikologi Bergerak hadir untuk itu semua. Dengan menjadi support system bagi nakes dalam menghadapi pandemi (sebagai backbone system). Menjadi kanal bersama yang terintegrasi dengan berbagai layanan psikologi. Menjadi agregator dan amplifikasi informasi layanan psikologi yang terpusat

Tujuan besarnya pun melakukan edukasi pada masyarakat dalam meningkatkan resiliensi dan kepedulian terhadap kesehatan mental sesama. Psikologi Bergerak konsisten dan pelan-pelan tetap berjalan, bahkan setelah pandemi selesai Psikologi Bergerak tetap ada dan berjalan.

Bagaimana caranya mencapai target tersebut? Seperti diketahui banyak layanan psikologi gratis tetapi tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Sejauh mana peran Psikologi Bergerak untuk itu?

Psikologi dapat berperan banyak di pandemi. Psikologi Bergerak ingin menjawab keresahan tersebut, dan juga membantu organisasi resmi seperti HIMPSI yang juga telah menyediakan layanan gratis. Juga mendorong penyedia layanan psikologi individu/organisasi lainnya yang juga memberikan sesi konseling gratis. Menjadi sumber informasi layanan terpadu dalam mengumpulkan segala layanan kesehatan gratis yang ada, sehingga menjadi kanal informasi yang lebih mudah diakses masyarakat.

Bagaimana cara Psikologi Bergerak untuk menghimpun dengan banyak mitra penyedia layanan psikologi?

Kunci dari Psikologi Bergerak adalah kolaborasi.

Kolaborasi menjadi penting untuk bergerak bersama, terutama dalam hal ini memberikan layanan gratis bagi masyarakat dan nakes di masa pandemi.

Psikologi Bergerak percaya bahwa dalam kolaborasi kita semua punya peran penting yang sama. Tidak ada yang lebih penting, atau lebih besar kontribusinya. Kita bersama sama berkontribusi untuk bergerak satu tujuan. Psikologi Bergerak akan berusaha menyalurkan beban layanan psikologi secara adil dan merata untuk setiap mitra layanan psikologi.

Mengapa nakes menjadi perhatian utama Psikologi Bergerak untuk saat ini?

Di masa pandemi, nakes merupakan ujung tombang yang sangat penting. Perlu kita bantu, dan mendukung mereka agar dapat bertahan di masa pandemi. Oleh karena itu, dengan memberikan layanan psikologi pada nakes diharapkan dapat membantu nakes agar lebih optimal.

Pada titik ini, Psikologi Bergerak akan menjadi hub informasi atau hub layanan psikologi yang dapat dimanfaatkan cuma-cuma untuk para nakes di masa pandemi ini.

Bergerak bersama dengan seluruh layanan psikologi dalam memberikan dukungan penuh untuk para nakes. Semoga beban tugas nakes pun dapat berkurang.

Bagaimana peran psikologi di setiap kebijakan pemerintah?

Dalam penanganan pandemi tidak hanya aspek kesehatan dan ekonomi, tetapi sesungguhnya perlu memerhatikan perspektif psikologi. Sudut pandang psikologi sangat berperan dalam segala aspek penanganan pandemi. Contohnya saja bagaimana psikologi untuk berperan dalam menangkal hoaks, psikologi bisa menjadi sarana dalam memberikan psikoedukasi ke masyarakat. Harapannya Psikologi Bergerak langsung memberikan bantuan ke masyarakat, misalnya dalam gerakan warga bantu warga, psikologi bergerak juga berkontribusi dalam menyalurkan pemberian layanan psikologi ke masyarakat. Semangatnya adalah yuk kita bisa bantu apa lagi ya untuk masyarakat.

Terjadi gap antara peran psikologi seharusnya, dan realita di lapangan. Kira-kira bagaimana mengurangi gap tersebut?

Sebelumnya, saya senang dengan hashtag (psiko.id) “Psikologi untuk Semua”. Sama halnya dengan Psikologi Bergerak, perannya pun akan terus bergerak dan evolving (terus tumbuh) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Untuk sekarang ini Psikologi Bergerak memang terfokus pada pemberian (sumber informasi) layanan psikologi agar dapat dimanfaatkan lebih banyak lagi oleh masyarakat.

Sesuai semangat sebelumnya yang evolving, maka akan terus bergerak. Jika sudah selesai pun akan bergerak ke arah lainnya, mencari apa lagi yang bisa agar kita “terus bergerak”. Jika pandemi sudah selesai berarti Psikologi Bergerak akan berusaha menyelesaikan permasalahan baru lainnya lagi.

Apa langkah selanjutnya untuk Psikologi Bergerak?

To be honest untuk sekarang masih belum maksimal, karena sekarang masih banyak yang belum memanfaatkan layanan psikologi. Untuk itu kita perlu mencari tahu kira-kira barrier apa sehingga seseorang tidak mengakses layanan psikologi. Kadangkan ada orang yang tidak perlu ke layanan psikologi karena takut mendapatkan stigma tertentu. Jadi, untuk sekarang kita fokus permalahan tersebut dahulu.

Selanjutnya, juga teman-teman mitra akan mengembangkan pemberian layanan psikologi untuk penyintas covid, keluarga penderita, atau orang yang terkenda dampak pandemi Covid-19 ini, baik secara kesehatan mental, psikologis, dan lainnya.

Ketiga, dalam waktu dekat Psikologi Bergerak akan membuat konten psikoedukasi. Sifatnya tentu memberikan informasi ke masyarakat, selain instagram, kami juga sedang membangun website. Nanti website akan diarahkan menjadi pusat informasi referensi yang berguna untuk masyarakat. Harapannya tentu agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mungkin sedikit melipir pertanyaannya, kenapa psikologi selalu terfokus pada kesehatan mental?

Psikologi Bergerak saat ini masih proyek awal yakni dalam membantu menyediakan layanan kesehatan mental/psikologis, karena saat ini di masa pandemi keadaan psikologis sangat membebani. Saya secara pribadi pernah merasakan isoman dan tidak ketemu anak-istri. Jadi, saya ga kebayang gimana para nakes dan pekerja yang terlibat dalam pandemi ini seperti, petugas ambulans, pemulasaran jenazah, dan lainnya.

Yang kedua, psikologi tidak hanya kesehatan mental, ada banyak yang lainnya. Namun, untuk saat ini karena urgensi di kesehatan mental, maka terfokus pada kesehatan mental terlebih dahulu. Di dalam kesehatan mental juga sangat banyak, masih banyak yang bisa dieksplorasi lagi.

Yang terpenting, bagi Psikologi Bergerak untuk terus kita bikin lagi-bikin lagi. Psikologi Bergerak dalam hal ini tidak mengambil peran pemberian layanan kesehatan, tetapi hanya sebagai sistem pendukung para pemberi layanan psikologi itu.

Selanjutnya, bagaimana peran pemerintah terhadap kesehatan mental?

Satgas Penanganan Covid-19 perlu diapresiasi karena sudah memiliki bidang khusus yang menangani kesehatan mental. Langkah yang sudah sangat baik di masa pandemi ini. Namun, permasalahan di lapangan sebenarnya cukup luas, dan psikologi memiliki peran penting dalam membantu menyelesaikannya. Seperti diketahui saat ini masih banyak ketidakpatuhan (prokes), ketidakpedulian (pandemi), menolak vasin, dan penyebaran informasi palsu. Psikologi memiliki peran untuk hal tersebut, seperti memerhatikan cara penyampaian informasi ke masyarakat. Memahami kondisi psikologis masyarakat itu perlu diperhatikan dalam penanganan pandemi.

Semua mempunyai peran masing-masing dalam penanganan pandemi ini, seperti kawalcovid19.id, laporcovid19.org, pandemictalks, dan lainnya perlu terus didukung. Di masa sekarang kita perlu kritis dan tetap empati, perlu juga untuk terus melakukan promoting solution. Psikologi Bergerak menjadi bagian dalam promoting solution tersebut.

Psikologi Bergerak menjadi agregator untuk banyak pihak. Kira-kira kolaborasi yang ideal itu seperti bagaimana?

Psikologi Bergerak masih awal, dan baru. Secara followers di instagram pun masih sangat sedikit. Perlu banyak kontribusi dari semua pihak. Yang sering dihadapai bagi teman-teman psikologi adalah perlu untuk terus latihan berkolaborasi, karena secara kebiasaan mungkin psikologi bergerak secara mitro dan terfokus, jadi perlu banyak belajar bersama. Berkolaborasi dan bergerak bersama, ya jadi sama-sama belajar. Kolaborasi menjadi bagian dari part of learning, dan bagaimana untuk saling percaya dalam kolaborasi. Sangat perlu dan penting untuk kita bergerak bersama, meski berjalan pelan-pelan, kita menikmati dan memahami prosesnya.

Sangat senang berbagi bersama dengan psiko.id, ada semangat dan stimulus gerakan yang sama.

Kalimat pamungkas dari Ivan Ahda dan Psikologi Bergerak?

Pertama, mari kita dulung berbagai inisiatif dan gerakan serta organisasi di bidang kesehatan mental. Apalagi di masa pandemi, kita perlu bertahan dan berjuang lebih lama bersama-sama.

Kedua, jika banyak hal yang membuat kecewa selama pandemi, kita pesan untuk percaya pada gerakan yang menjadi part of solution. Karena menjadi bagian dari solusi itu penting.

Ketiga, Psikologi Bergerak adalah inisiasi bersama, jadi kalau ada saran, masukan dan ajakan kerja sama kami sangat terbuka. Untuk sekarang sesederhana ada ada kenalan nakes yang membutuhkan informasi layanan psikologi. Mohon untuk disebarluaskan ke banyak pihak.

Sumber: Instagram Live psiko.id (Sikotok #4 Psikologi Bergerak sebagai Kontribusi Nyata untuk Indonesia bersama Ivan Ahda, inisiator PsikologiBergerak dan Ketua UMUM ILUNI Psikologi UI)

Tulisan ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh psikolog atau tenaga kesehatan. Jika Anda merasa kewalahan, hubungi psikolog, puskesmas, atau layanan kesehatan terdekat.

R
Redaksi psiko.id

Tim redaksi psiko.id menulis dan menyunting artikel agar psikologi mudah dibaca, akurat, dan relevan untuk pembaca Indonesia.